Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah


Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah sangatlah penting dalam proses pendidikan. Guru merupakan sosok yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter siswa. Menurut Prof. Dr. Anas Zubedy, seorang pakar pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta, “Guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai contoh dan teladan bagi siswa dalam membentuk karakter yang baik.”

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Haryanto, seorang psikolog pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia, ditemukan bahwa peran guru dalam membentuk karakter siswa sangatlah signifikan. “Guru yang mampu memberikan teladan yang baik, mendidik dengan penuh kasih sayang, serta memberikan pembinaan moral yang konsisten, akan mampu membentuk karakter siswa yang kuat dan berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, menurut Prof. Dr. Arief Rachman, seorang ahli pendidikan karakter dari Universitas Negeri Surabaya, “Guru juga memiliki peran sebagai pembimbing dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan nilai-nilai moral dan etika yang baik.” Dengan demikian, guru tidak hanya bertugas sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter siswa di sekolah.

Dalam konteks pendidikan di Indonesia, guru diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam membentuk karakter siswa yang berkualitas. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kurikulum pendidikan karakter telah diterapkan di berbagai sekolah di Indonesia untuk memperkuat peran guru dalam membentuk karakter siswa. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki nilai-nilai moral yang baik dan berkualitas.

Sebagai penutup, peran guru dalam membentuk karakter siswa di sekolah merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa dianggap remeh. Guru memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing dan membentuk karakter siswa agar menjadi generasi yang memiliki moral dan etika yang baik. Oleh karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensi dan kualitas dalam melaksanakan peran mereka sebagai pembentuk karakter siswa di sekolah.